Home / Natuna News / Indonesia Capai Posisi ke-4 Terbaik Vaksinasi di Dunia, Kemenkes Pastikan Indonesia Siap Hadapi Omicorn.

Indonesia Capai Posisi ke-4 Terbaik Vaksinasi di Dunia, Kemenkes Pastikan Indonesia Siap Hadapi Omicorn.

(wartaKominfo) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Konfrensi Persnya pada 12 Januari 2022 langsung dari Istana Kepresidenan Jakarta menjelaskan, Indonesia pada pekan ini berada di posisi keempat dunia terkait jumlah masyarakat yang telah divaksinasi Covid-19. Sebanyak 169 juta masyarakat Indonesia telah divaksinasi dosis pertama. Posisi Indonesia inipun telah melampaui Negara Brasil yang sudah memvaksinasi 166 juta rakyatnya. Indonesia ada di bawah Cina 1,2 miliar, India 880 juta, dan Amerika Serikat 246 juta.

Berdasarkan data tanggal 11 Januari 2022, jumlah vaksinasi yang telah diberikan ke masyarakat mencapai sebanyak 288 juta dosis. Selain itu, hampir semua provinsi juga telah mencapai target vaksinasi yakni sebesar 70 persen untuk dosis pertama.

“Minggu ini kita berhasil menjadi peringkat ke- 4 terbaik dunia melampui Brasil berdasarkan jumlah penduduk yang telah di vaksinasi. Perlu disampaikan capaian ini merupakan kerja keras masing masing provinsi untuk terus mengejar target vaksinasi, sampai saat ini hampir seluruh provinsi telah mencapai target diatas 70 %” Jelas Menkes Budi.

Menkes Budi juga menyampaikan, masih ada lima provinsi lagi yang belum mencapai target ini, yakni Sumatera Barat, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Ia juga memastikan, Indonesia masih memiliki cukup stok vaksin Covid-19 yakni sekitar 150 juta dosis.

“Stok vaksin yang ada dipegang pemerintah sekarang ada 446 juta total. Jadi kalau sudah disuntikkan 288 juta masih ada lebih dari 150 juta dosis yang kita bisa suntikkan,” tambah Menkes Budi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, sistem kesehatan di Indonesia saat ini siap menghadapi lonjakan kasus akibat varian Omicron. Menurutnya, tren peningkatan kasus yang terjadi saat ini disebabkan oleh pelaku perjalanan luar negeri.

“Perlu saya tegaskan kembali bahwa sistem kesehatan kita hari ini cukup siap menghadapi adanya varian baru yang kembali mengancam kehidupan kita, saya harap sinergi pemerintah daerah, provinsi serta pusat dapat terus terjaga, karena hanya dengan bekerjasama kita dapat menyelesaikan tanggung jawab besar ini bersama” ujar Luhut.

Menteri Luhut juga menekankan langkah preventif menjadi kunci utama untuk terhindar dari ancaman penularan kasus. Upaya inipun harus dilakukan bersama baik pemerintah dan juga masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan serta penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga hadir pada konfrensi pers tersebut menyampaikan pemerintah juga sudah memfasilitasi vaksin Nusantara untuk mendukung ketersedian vaksin, Namun Vaksin Nusantara hanya dapat di gunakan dirumah sakit, karena vaksin nusantara merupakan vaksin terapi yang tidak memerlukan izin BPOM. Pemerintah berharap target vaksinasi dapat terus meninggkat sehingga masyarakat Indonesia dapat terlindungi dari virus covid varian baru.

Diskominfo/Patli

x

Check Also

Pengelolaan Natuna Sebagai Sentral Pertahanan, Perikanan, Pariwisata.

(wartaKominfo) – Bupati Natuna, Wan Siswandi menjadi narasumber dalam program Indonesia Bicara ...