Bupati Natuna melaksanakan peninjauan Pos Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berlokasi di Ruang Dinas Operasi (Disops) Lanud Raden Sadjad, Jumat (03/04/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian rapat koordinasi dan evaluasi penanganan karhutla yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama Forkopimda dan instansi terkait.

Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran lanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Natuna didampingi oleh Sekretaris Daerah, Danlanud Raden Sadjad, serta sejumlah pimpinan instansi terkait seperti BPBD, TNI/Polri, dan unsur teknis lainnya yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Natuna.

Bupati meninjau langsung pusat kendali operasi, sistem pemantauan hotspot, serta kesiapan posko dalam melakukan respons cepat terhadap laporan kejadian di lapangan.
Selain itu, disampaikan pula perkembangan terbaru bahwa jumlah titik api di beberapa wilayah mengalami penurunan signifikan berkat sinergi dan upaya bersama seluruh pihak.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa kewaspadaan harus tetap ditingkatkan, mengingat potensi karhutla masih dapat terjadi akibat faktor cuaca maupun aktivitas manusia.

Oleh karena itu, upaya pencegahan seperti patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, serta monitoring hotspot secara berkala harus terus dilaksanakan secara konsisten.
Sejalan dengan hasil evaluasi sebelumnya, status penanganan karhutla di Kabupaten Natuna saat ini telah diturunkan dari tanggap darurat menjadi siaga darurat. Namun demikian, seluruh unsur terkait diminta tetap siaga dan menjaga koordinasi lintas sektor guna memastikan kondisi tetap terkendali.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan serta memperkuat langkah preventif dalam menghadapi bencana karhutla, demi melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah perbatasan.
Diskominfo/D