Evaluasi Karhutla, Pemkab Natuna Turunkan Status dari Tanggap Darurat ke Siaga

You are currently viewing Evaluasi Karhutla, Pemkab Natuna Turunkan Status dari Tanggap Darurat ke Siaga

(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Rapat Evaluasi Penetapan Penanganan Status Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Dinas Operasi (Disops) Lanud Raden Sadjad, Rabu (01/04/2026) malam.

Rapat dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna dan diikuti oleh Danlanud Raden Sadjad, Kadisops Lanud Raden Sadjad, Danlanal Ranai, perwakilan BNPB, Kajari Natuna, Kepala BMKG, Kepala BPBD, serta pimpinan OPD terkait. Sementara itu, Bupati Natuna mengikuti jalannya rapat secara virtual melalui Zoom Meeting.

Dalam paparannya, Kepala BPBD Raja Darmika menyampaikan bahwa kondisi terkini menunjukkan tren penurunan jumlah titik api di sejumlah wilayah. Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan, termasuk melalui upaya water bombing pada beberapa lokasi yang sulit dijangkau. Berdasarkan perkembangan tersebut, direkomendasikan penyesuaian status dari tanggap darurat menjadi siaga darurat.

Adapun langkah lanjutan yang disepakati meliputi peningkatan kegiatan pencegahan, patroli rutin di wilayah rawan karhutla, pendirian posko siaga darurat, penguatan koordinasi lintas instansi, serta monitoring hotspot secara harian baik melalui satelit maupun pemantauan lapangan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait larangan pembakaran lahan dan penyiapan sarana prasarana pemadaman juga akan terus dioptimalkan.

Danlanud Raden Sadjad dalam penyampaiannya menegaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, titik api akibat aktivitas manusia mengalami penurunan signifikan. Hal tersebut menjadi dasar kuat untuk menurunkan status penanganan. Pandangan serupa juga disampaikan oleh Danlanal Ranai serta Kajari Natuna yang menilai kondisi sudah relatif terkendali dan dapat dilanjutkan dalam status siaga dengan pengawasan ketat.

Menindaklanjuti hasil pembahasan tersebut, Bupati Natuna menyetujui usulan Forkopimda untuk menurunkan status penanganan bencana karhutla dari tanggap darurat menjadi siaga darurat. Keputusan ini diharapkan tetap diiringi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak guna mencegah potensi kebakaran lanjutan.

Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian karhutla, serta mengedepankan langkah preventif demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Diskominfo/D