Wakil Bupati Natuna Buka Turnamen Gasing Antar Kecamatan, Dorong Pelestarian Warisan Budaya Melayu

You are currently viewing Wakil Bupati Natuna Buka Turnamen Gasing Antar Kecamatan, Dorong Pelestarian Warisan Budaya Melayu
(wartaKominfo) – Wakil Bupati Natuna Jarmin secara resmi membuka Pertandingan Gasing Antar Kecamatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna ke-27 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Gasing, Jalan H. Adam Malik, Air Batu, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, pada Sabtu (10/10/2026) pagi menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan permainan tradisional yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Melayu di Natuna.

Pembukaan turnamen tersebut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Natuna Wan Aris Munandar, Kepala Bapperida Moestofa Al Baqry, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ilham Kauli, Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Benny Suparta, serta unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, panitia, dan peserta pertandingan.

Dalam sambutannya, Jarmin menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Pecinta Gasing Natuna, panitia penyelenggara, para camat, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga memiliki arti penting dalam menjaga tradisi yang diwariskan oleh generasi terdahulu.

Ia menegaskan, permainan gasing bukan sekadar perlombaan untuk menentukan pemenang, melainkan bagian dari warisan budaya Melayu yang mengandung nilai ketangkasan, ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, sportivitas, dan kebersamaan.

“Kita tidak ingin warisan budaya ini hanya menjadi cerita dari orang tua kepada anak cucunya. Kita ingin gasing tetap berputar, dimainkan, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Natuna,” ujarnya.

Jarmin berharap, momentum HUT Kabupaten Natuna ke-27 dapat memperkuat persatuan dan mempererat silaturahmi antarkecamatan. Melalui pertandingan ini, masyarakat tidak hanya menyaksikan kompetisi, tetapi juga dapat membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

Kepada para peserta, ia berpesan agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan karena persaudaraan, kehormatan, dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas.

Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai permainan tradisional daerah. Dengan demikian, gasing dapat terus menjadi identitas budaya Natuna yang dikenal lebih luas dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Herman, S.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa perkembangan komunitas gasing di Kabupaten Natuna menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Saat ini, jumlah komunitas pecinta gasing telah mencapai lebih dari 1.000 orang, dengan hampir 50 tim yang tersebar di delapan kecamatan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia mengakomodasi sebanyak 20 tim dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan kebutuhan operasional pertandingan. Panitia berharap, pada tahun mendatang turnamen dapat dikembangkan dengan jumlah peserta yang lebih banyak sehingga semakin banyak komunitas gasing memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi.

Herman juga menjelaskan bahwa persyaratan domisili bagi peserta diterapkan untuk mendorong setiap kecamatan membangun dan memperkuat komunitas gasing masing-masing. Melalui kebijakan tersebut, diharapkan muncul pemain-pemain potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Natuna.

Turnamen direncanakan berlangsung selama kurang lebih 10 hari. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan tokoh-tokoh gasing yang diharapkan dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai teknik permainan, aturan pertandingan, serta pentingnya menjaga sportivitas.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap pertandingan gasing dapat terus berkembang menjadi agenda budaya yang berkelanjutan. Dukungan pemerintah daerah, DPRD, komunitas pecinta gasing, tokoh adat, dan masyarakat diperlukan agar tradisi tersebut tetap hidup serta menjadi kebanggaan bersama.

Pembukaan turnamen ditandai dengan pernyataan resmi Wakil Bupati Natuna yang membuka Pertandingan Gasing Antar Kecamatan dalam rangka HUT Kabupaten Natuna ke-27 Tahun 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pertandingan yang mengedepankan sportivitas, kebersamaan, dan pelestarian budaya daerah.

Diskominfo/D