Pemkab Natuna Ikuti High Level Meeting TPID Kepri, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah

You are currently viewing Pemkab Natuna Ikuti High Level Meeting TPID Kepri, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah

(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna mengikuti High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Zoom Kantor Bupati Natuna Lantai II, Bukit Arai, pada Senin (03/08/2026) siang.

Bupati Natuna diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto dan didampingi oleh Plt. Asisten II Setda Natuna, yang mengikuti kegiatan sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Natuna. Kegiatan tersebut merupakan agenda Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang dipusatkan di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang.

High Level Meeting dipimpin oleh Gubernur Kepulauan Riau dan turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau melalui daring.

Dalam arahannya, Gubernur Kepulauan Riau menyampaikan bahwa pengendalian inflasi menjadi salah satu perhatian utama pemerintah pusat. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat melakukan pemantauan terhadap perkembangan inflasi daerah dilaksanakan secara berkala setiap pekan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

Melalui forum ini, seluruh pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dan langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi, mulai dari menjaga kelancaran distribusi barang, memastikan ketersediaan pasokan, hingga melakukan pemantauan harga komoditas secara berkelanjutan.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam High Level Meeting TPID Provinsi Kepulauan Riau merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah demi menjaga daya beli masyarakat.

Diskominfo/D