(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali melanjutkan tahapan penting dalam proses pengusulan Geopark Natuna menuju Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp) melalui kegiatan Presentasi Natuna Geopark UGGp Candidate Tahap II yang dilaksanakan di Ruang Zoom Kantor Bupati Natuna Lantai II Bukit Arai, pada Rabu (13/05/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, Plt. Kepala Dinas Pariwisata selaku GM Geopark Natuna, Plt. Kepala Bagian Kerja Sama selaku Sekretaris Geopark Natuna, serta jajaran pengurus Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna. Sementara itu, secara daring turut hadir Direktur SDEMP Kementerian PPN/Bappenas, Kepala Pusat Survei Geologi Kementerian ESDM, Prof. Mega F. Rosana dan Meliawati Ang selaku Asesor UGGp Indonesia, serta Dr. Rudy Suhendar sebagai Dewan Pakar.
Dalam pelaksanaannya, Geopark Natuna mendapat giliran pemaparan kedua setelah Geopark Tambora. Kegiatan diawali dengan sambutan Bupati Natuna yang menyampaikan apresiasi atas capaian Geopark Natuna yang berhasil menjadi satu dari dua geopark di Indonesia yang melanjutkan proses menuju tahap Aspiring UGGp.
Bupati Natuna menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi momentum penting bagi Natuna dalam memperkuat pengelolaan kawasan geopark berbasis konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Selanjutnya, pemaparan teknis disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata selaku GM Geopark Natuna. Dalam presentasi tersebut dipaparkan berbagai aspek penting Geopark Natuna mulai dari gambaran umum kawasan, keunggulan geologi dan biodiversitas, nilai strategis geopark di wilayah perbatasan, geosite dan culturesite, geogastronomi, integrasi geo-bio-culture, hingga pengelolaan kelembagaan dan jejaring kemitraan.
Selain itu turut dipaparkan perkembangan visibilitas dan pariwisata berkelanjutan, dukungan pendanaan, capaian konservasi, dampak ekonomi terhadap masyarakat, hingga tantangan dan rencana pengembangan Geopark Natuna menuju standar UNESCO.
Tim asesor dan dewan pakar turut memberikan sejumlah saran dan masukan terhadap materi presentasi yang disampaikan. Beberapa hal yang menjadi perhatian diantaranya penguatan tema utama Geopark Natuna, penyempurnaan peta geopark agar lebih detail dan spesifik terhadap jalur geosite, peningkatan publikasi geogastronomi khas Natuna, penguatan jejaring dan kemitraan, serta konsistensi program edukasi dan pelestarian lingkungan di kawasan geosite.
Melalui tahapan presentasi ini, Pemerintah Kabupaten Natuna bersama BPGN Natuna optimis proses pengusulan Geopark Natuna menuju Aspiring UNESCO Global Geopark dapat terus berjalan dengan baik. Diharapkan status tersebut nantinya mampu memperkuat posisi Natuna sebagai kawasan geopark berkelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berkelanjutan. Diskominfo/D