Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan, sejumlah komoditas dijual Rp2.000–Rp3.000 lebih murah dibandingkan harga pasar.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah perangkat daerah dan Perum Bulog Cabang Natuna. Komoditas yang disediakan antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, dan sayuran.
Kepala Disperindagkopum Natuna, Marwan Sjah Putra, menyebutkan stok yang disediakan meliputi dua ton gula pasir, 1,5 ton tepung terigu, dan 500 papan telur. Harga jual gula pasir Rp12.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, dan telur Rp45.000 per papan.
Hingga 2026, Pemkab Natuna telah menggelar pasar murah lebih dari 17 kali. Sejumlah wilayah kepulauan masih menunggu giliran pelaksanaan, yakni Subi, Serasan, Serasan Timur, Midai, Seluan, dan Pulau Panjang.

Warga berharap kegiatan ini terus berlanjut dengan sistem antrean yang lebih tertib agar masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman.
Melalui program pasar murah dan Gerakan Pangan Murah, Pemkab Natuna berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.