(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna terus mengintensifkan upaya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut sebagai bagian dari strategi meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama Direktorat Kepelabuhanan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (07/07/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Allazi, dan diterima langsung oleh Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut, Muhammad Anto Julianto. Audiensi difokuskan pada pembahasan sejumlah usulan strategis yang diharapkan dapat memperkuat sistem kepelabuhanan sekaligus meningkatkan aksesibilitas transportasi laut di Kabupaten Natuna.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa karakteristik geografis Natuna sebagai daerah kepulauan menjadikan transportasi laut sebagai tulang punggung aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pelabuhan menjadi kebutuhan mendasar dalam mendukung mobilitas penduduk, kelancaran distribusi barang, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna menyampaikan tiga usulan utama kepada Kementerian Perhubungan. Usulan pertama berupa peninjauan kembali Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) dengan memasukkan sekitar 20 titik pelabuhan yang telah melalui proses survei ke dalam dokumen perencanaan nasional. Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan penyesuaian status dan hierarki beberapa pelabuhan agar sejalan dengan perkembangan wilayah serta kebutuhan pelayanan transportasi masyarakat.
Usulan berikutnya berkaitan dengan pembaruan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) pada Pelabuhan Midai, Subi, Serasan, dan Pulau Laut. Keempat pelabuhan tersebut memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi yang melayani berbagai jenis angkutan laut, mulai dari kapal penumpang, kapal perintis, kapal barang hingga kapal penyeberangan antarwilayah.
Menurut Bupati, peningkatan fungsi pelabuhan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan dermaga, tetapi juga harus diikuti dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, seperti terminal penumpang, ruang tunggu yang nyaman, ramp door, serta sarana bongkar muat yang mampu menunjang pelayanan secara optimal.
Sementara itu, usulan ketiga menitikberatkan pada penguatan sistem konektivitas antarpulau melalui pengembangan jaringan kepelabuhanan yang terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Natuna menilai keberadaan pelabuhan yang terencana dan saling terhubung menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Cen Sui Lan menambahkan bahwa posisi strategis Natuna sebagai kawasan perbatasan sekaligus gerbang utara Negara Kesatuan Republik Indonesia memerlukan dukungan infrastruktur transportasi laut yang memadai sebagai bagian dari kebijakan pembangunan nasional.
“Pelabuhan bukan hanya menjadi tempat naik dan turunnya penumpang maupun distribusi barang, tetapi juga merupakan penggerak ekonomi daerah, penguat jaringan logistik, sekaligus simbol kehadiran negara di wilayah perbatasan. Karena itu, pembangunan kepelabuhanan di Natuna harus mendapat perhatian bersama,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Allazi, berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga berbagai dokumen perencanaan yang diajukan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan demikian, pembangunan pelabuhan prioritas di Natuna dapat direalisasikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi laut.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan akan semakin mempercepat pembangunan sistem transportasi laut yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Peningkatan infrastruktur kepelabuhanan diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendukung ketahanan wilayah perbatasan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Natuna.
Diskominfo/D