Sebagai langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tersebut, Bupati Natuna telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Natuna Nomor 100.3.3.2-312 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Penanggulangan Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan akibat Fenomena El-Nino di Kabupaten Natuna, tertanggal 26 Agustus 2026.
Pembentukan Satgas tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam melakukan pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganan Karhutla secara terpadu dan cepat.
Berdasarkan laporan harian Satgas Penanggulangan Karhutla Kabupaten Natuna, pada 6 September 2026 telah terjadi kebakaran lahan seluas 0,5 hektare di Kecamatan Bunguran Batubi. Sementara itu, total luas lahan yang terbakar selama periode September 2026 tercatat mencapai 121,6 hektare. Untuk total kejadian periode Januari – sampai 7 September 2026 telah terjadi 142 kejadian karhutla dengan luas sekitar 845,47 hektar.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena Karhutla berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan di lapangan.
Dalam mendukung penanggulangan Karhutla, Satgas Kabupaten Natuna didukung berbagai kendaraan dan sarana operasional dari sejumlah instansi.
BPBD Kabupaten Natuna menyiapkan satu unit mobil Double Cabin Hilux, satu unit Pickup Hilux, satu unit Pickup Isuzu, satu unit mobil Dapur Umum Lapangan, serta lima unit motor trail.
Basarnas menyiapkan satu unit truk kompartemen, satu unit rescue carrier, satu unit truk angkut personel, satu unit D-Max rescue car, serta dua unit motor trail.
Sementara itu, Polres Natuna menyiapkan satu unit mobil suplai air berkapasitas 3.000 liter, satu unit mobil suplai air berkapasitas 8.000 liter, satu unit truk angkut personel, serta satu unit AWC/water cannon berkapasitas 5.000 liter.
Dinas Pemadam Kebakaran menyiapkan dua unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter. Kodim dan Batalyon Komposit Gardapati menyiapkan satu unit kendaraan angkut personel dan dua unit mobil pemadam.
Selanjutnya, Batalyon Arhanud 14 Pasgat menyiapkan dua unit truk angkut personel, empat unit motor taktis, serta satu unit ambulans. Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menyiapkan empat unit ambulans.
Lanal menyiapkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter, Satpol PP satu unit truk Dalmas, Lanud Raden Sadjad satu unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter, UPBU Kelas II Bandar Udara Raden Sadjad satu unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter, serta PDAM satu unit mobil tangki air berkapasitas 3.000 liter.
Adapun unsur yang terlibat dalam pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla meliputi Base Ops Lanud Raden Sadjad, BPBD, Basarnas, Polres Natuna, Dinas Pemadam Kebakaran, Batalyon Komposit, Batalyon Arhanud Pasgat, Lanal, BMKG, PDAM, dan Satpol PP.
Kesiapsiagaan tersebut diharapkan mampu memastikan setiap kejadian Karhutla dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi, sehingga potensi penyebaran api dapat segera dicegah dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan.
Pemerintah Kabupaten Natuna juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla. Setiap unsur diharapkan dapat mengesampingkan ego sektoral dan mengedepankan kepentingan bersama dalam penanganan bencana.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, BMKG, instansi teknis, serta seluruh unsur terkait menjadi kekuatan utama dalam memastikan penanggulangan bencana di Kabupaten Natuna berjalan secara cepat, efektif, dan maksimal.
Dengan kesiapsiagaan personel, dukungan sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor yang solid, Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis potensi Karhutla dapat dikendalikan sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Bupati Natuna juga mengucapkan Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga Natuna dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Semoga setiap langkah dalam tugas selalu dilindungi dan dimudahkan. Aamiin.
(Berita:Diskominfo/Mz sumber data: BPBD kab. Natuna)