Home / Natuna News / Dialog Akhir Pekan Bersama Rakyat, Satu Tahun Kepemimpinan Wan Siswandi dan Rodhial Huda

Dialog Akhir Pekan Bersama Rakyat, Satu Tahun Kepemimpinan Wan Siswandi dan Rodhial Huda

(wartaKomimfo) – Sabtu, 28 Mei 2022, Bupati Natuna Wan Siswandi menyapa pendengar RRI Ranai dalam acara Dialog Akhir Pekan Bersama Rakyat, Dapur 21 dengan Tema Satu Tahun Kepemimpinan Wan Siswandi dan Rodhial Huda Sebagi Bupati Dan Wakil Bupati.

Acara dialog ini disiarkan langsung melalui Programa 1 RRI Ranai FM 105.9 Mhz MW 1467 Khz dan juga kanal Facebook dan Youtube RRI Ranai.

Tepat Mei 2021 lalu Wan Siswandi dan Rodhial Huda resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Natuna periode 2021-2024. Dilantik pada masa pandemi covid19 tentunya banyak tantangan yang harus dihadapi oleh kedua pemimpin untuk mengembangkan Kabupaten Natuna tentunya.

Mengusung Visi Misi pada Pilkada kemaren yakni ‘Terwujudnya Kabupaten Natuna Sebagai Kabupaten Maritim yang Unggul, Eksotis, Aman, Dengan Kemandirian Ekonomi Berlandaskan Dengan Nilai Religius dan Kultural. Bupati menyampaikan visi misi ini tentunya harus diselaraskan dengan 5 Pilar program Presiden Jokowi untuk Natuna.

“Dalam pelaksanaan satu tahun ini saya bersama Wakil Bupati kita berupaya sondingkan dengan 5 Pilar Program Presiden Jokowi untuk Natuna mulai dari Pertahanan, Pariwisata, Perikanan, Migas dan Lingkungan Hidup. Ini agar supaya ada sinkronisasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna.” Tutur Wan Siswandi.

Bentuk dukungan Pemda dalam hal pertahanan ialah memberikan hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur TNI di Natuna. Sektor Perikanan juga dibangun SKPT pelelangan ikan di Selat Lampa Pulau Tiga. Kementrian KKP juga menerbitkan Peraturan Mentri sebagai turunan Kepres Nomor 41 Tahun 2022 yang ditanda tangani oleh Presiden.

“Aturan Mentri KKP ini menjadikan Natuna sebagai daerah ekonomi dengan tangkapan terukur.” lanjut Siswandi

Bupati juga menjelaskan Tata Ruang yang di Teluk Buton, Bunguran Utara itu merupakan kawasan Industri dalam tata ruang kita. Dalam aturannya dijelaskan juga tambang termasuk disana. Nantinya ketika kegiatan tambang ini selesai beroperasi akan kita minta untuk penimbunannya serta alih fungsi dikembalikan ke habitat awalnya yakni daerah industri dan ini menjadi milik negara bukan milik perusahaan tambang.

Diakhir dialog, Bupati menyampaikan harapan kedepannya kami ingin listrik tercukupi, penerbangan murah, pariwisata berjalan, ada investor-investor yang mau berinvestasi, dan hal-hal dasar seperti Rumah Sakit dan air bisa terpenuhi dan tentunya sesuai dengan tagline kampanya WSRH (Warga Sejahtera Rukun dan Harmonis).

Diskominfo/Dani

x

Check Also

Ahli Madya Analisis Hukum Sertda Natuna Hadiri Acara Pelantikan Mahasiswa Baru Pem Akamigas Tahun 2022.

(wartaKominfo) – Ahli Madya Analisis Hukum Sertda Natuna Erliyansyah mewakili Pemerintah Kabupaten ...