Pemkab Natuna Mulai Penyusunan R3P Pascabencana Karhutla

You are currently viewing Pemkab Natuna Mulai Penyusunan R3P Pascabencana Karhutla

WartaKominfo — Pemerintah Kabupaten Natuna mulai menyusun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) pasca Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), seiring berakhirnya masa tanggap darurat dan memasuki fase transisi menuju pemulihan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanaro Varianto, SE, saat membuka rapat koordinasi Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting, Rabu (6/5) pagi.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa penyusunan dokumen R3P menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memulihkan wilayah terdampak bencana, mencakup sektor infrastruktur, permukiman, sosial, dan ekonomi. Untuk itu, diperlukan sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim JITUPASNA.

“R3P ini akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan pemulihan pascabencana secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, S.T., M.A.P, menjelaskan bahwa dokumen R3P yang disusun akan menjadi acuan dalam menetapkan program pemulihan serta sektor prioritas yang harus segera ditangani.

Menurutnya, melalui dokumen tersebut akan tergambar secara jelas besaran kerugian yang ditimbulkan serta kebutuhan riil dalam proses pemulihan pascabencana.

Pada kesempatan yang sama, Fungsional Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Kepulauan Riau, Mardiah, memaparkan pentingnya kelengkapan data dalam penyusunan dokumen R3P. Ia menekankan bahwa tim perlu segera melengkapi berbagai dokumen pendukung, seperti pencatatan aset terdampak, dokumentasi kondisi sebelum dan sesudah bencana, serta kajian risiko apabila pemulihan tidak segera dilakukan.

“Tim JITUPASNA diharapkan dapat bekerja secara aktif, turun langsung ke lapangan, dan tidak hanya menunggu data dari OPD terkait, agar hasil kajian benar-benar akurat dan komprehensif,” ungkapnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh perwakilan BPBD Provinsi Kepulauan Riau serta OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Dengan dimulainya penyusunan R3P, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap proses pemulihan pascabencana Karhutla dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, demi mengembalikan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak ke keadaan semula secara bertahap dan berkelanjutan serta dapat menghindari kejadian kebakaran berulang-ulang setiap tahunnya. (Diskominfo/Mz)