(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna menggelar Rapat Penguatan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark (UGGp).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bapperida – Bukit Arai, pada senin (25/05/2026) siang.
Rapat dipimpin oleh Kepala Bapperida Kabupaten Natuna selaku Wakil Ketua I BPGN Natuna, Moestofa Albakry dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkopum), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta jajaran anggota BPGN Natuna dan OPD terkait.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penyelarasan kebijakan dan penguatan dukungan lintas sektor terhadap pengembangan Geopark Natuna yang saat ini tengah berproses menuju pengakuan UNESCO Global Geopark.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai program usulan yang berkaitan dengan pengembangan tiga pilar utama geopark, yaitu geodiversity, biodiversity dan cultural diversity. Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada penguatan promosi, pengembangan destinasi, peningkatan kapasitas masyarakat, pelestarian budaya lokal, hingga penguatan kelembagaan Geopark Natuna.
Kepala Bapperida selaku Wakil Ketua I BPGN Natuna menyampaikan bahwa sinergi antar OPD sangat diperlukan agar seluruh program pengembangan geopark dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, dukungan perencanaan dan penganggaran menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kesiapan Natuna menuju Aspiring UNESCO Global Geopark.
Rapat tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai kebutuhan strategis yang harus dipersiapkan dalam menghadapi tahapan penilaian dan pengembangan Geopark Natuna kedepannya, termasuk penguatan jejaring, edukasi masyarakat serta peningkatan visibilitas geopark di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap pengembangan Geopark Natuna dapat memberikan dampak nyata terhadap sektor pariwisata, pelestarian lingkungan, penguatan budaya lokal serta peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Diskominfo/D