Bupati Natuna Dorong Penguatan Perpustakaan dan Budaya Literasi untuk Bangun SDM Unggul

You are currently viewing Bupati Natuna Dorong Penguatan Perpustakaan dan Budaya Literasi untuk Bangun SDM Unggul
(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong peningkatan kualitas perpustakaan sekaligus penguatan budaya literasi sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat menghadiri Pembukaan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan serta Bimbingan Teknis Literasi Informasi yang digelar di Gedung Perpustakaan Daerah Idrus M. Thahar, Selasa (18/08/2026) siang.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian pembinaan dan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan yang dilaksanakan selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Agustus 2026. Kegiatan diikuti oleh para pengelola perpustakaan dan pihak terkait sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman terhadap standar akreditasi serta kemampuan dalam pengelolaan dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin, Kepala Perpustakaan Nasional RI periode 2016–2023 Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M., narasumber Khusnul Khotimah, S.Sos., M.M., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, anggota DPRD Kabupaten Natuna, para pimpinan OPD serta tamu undangan.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan penyampaian laporan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M. menyampaikan pentingnya budaya membaca dalam membangun bangsa yang kuat dan tangguh. Ia mencontohkan sejumlah negara seperti Tiongkok dan Korea yang mampu berkembang menjadi negara maju dengan dukungan kualitas sumber daya manusia yang memiliki budaya belajar dan membaca.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan di tengah perkembangan teknologi informasi justru semakin penting. Perpustakaan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, menyediakan informasi berkualitas, memberikan pelayanan yang mudah diakses, serta menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk belajar dan mengembangkan diri.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Perpustakaan Nasional RI periode 2016–2023, Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M.
Usai penyerahan piagam, Bupati Natuna menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat tidak mengurangi pentingnya keberadaan perpustakaan. Sebaliknya, perpustakaan harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman agar tetap menjadi pusat pembelajaran dan sumber informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, memberikan pelayanan yang mudah diakses, menyediakan informasi yang berkualitas, serta menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk belajar dan mengembangkan diri,” ujar Cen Sui Lan.

Bupati juga menegaskan bahwa akreditasi perpustakaan tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan administratif untuk memperoleh predikat tertentu. Menurutnya, proses tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong perbaikan tata kelola dan pelayanan, peningkatan kompetensi pengelola, serta pemenuhan standar penyelenggaraan perpustakaan.

Karena itu, Cen Sui Lan berharap seluruh pengelola perpustakaan di Kabupaten Natuna dapat menjadikan sosialisasi dan advokasi tersebut sebagai kesempatan untuk memahami proses serta standar akreditasi secara lebih baik. Selain itu, berbagai kekurangan yang masih ditemukan dapat diidentifikasi dan diperbaiki secara bersama-sama.

“Kita ingin perpustakaan hadir di tengah masyarakat sebagai tempat yang hidup, aktif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati Natuna mendorong agar penguatan budaya literasi diarahkan kepada anak-anak dan generasi muda. Ia berharap generasi muda Natuna tumbuh sebagai generasi yang gemar membaca, memiliki wawasan luas, mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif, serta memiliki karakter yang kuat.

Pemerintah Kabupaten Natuna, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas perpustakaan dan pengembangan budaya literasi sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia.

“Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas perpustakaan dan pengembangan budaya literasi sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia,” tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan serta Bimbingan Teknis Literasi Informasi.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan dapat berjalan beriringan dengan tumbuhnya budaya membaca di masyarakat, sehingga perpustakaan semakin mampu menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas masyarakat Natuna.

Diskominfo/D