Home / Natuna News / Bupati Natuna Tengahi Konflik Nelayan Pulau Laut dengan Nelayan Kapal Cumi

Bupati Natuna Tengahi Konflik Nelayan Pulau Laut dengan Nelayan Kapal Cumi

(wartaKominfo) – Potensi bahari Natuna memang selalu menarik bagi mereka yang ingin mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini Kapal KM. Mahkota Jaya salah satu contoh yang menangkap cumi serta ikan dibawah 12 mil dari bibir pantai pada 23 April lalu dan inilah yang memicu kemarahan nelayan Pulau Laut.

Bupati Natuna, Wan Siswandi hadir untuk menengahi konflik tersebut pada Minggu 14 Mei 2023 bertempat di gedung pertemuan Desa Tanjung Pala Kecamatan Pulau Laut.

Bupati dalam diskusi bersama masyarakat dan nelayan menyampaikan regulasi terkait aturan, wewenang batas wilayah tangkap 12 mil ke atas adalah wewenang pemerintah pusat dan dibawahnya adalah wewenang provinsi.

“Agar tidak terjadi permasalahan dengan hukum antara Masyarakat dengan nelayan luar, saya menghimbau kepada awak kapal untuk memahami dan mentaati permintaan dari Masyarakat Pulau Laut sekiranya tidak menangkap ikan dari batas yang sudah disepakati pada kesempatan ini,” jelas Siswandi

Dalam kesempatan ini Bupati juga mengapresiasi masyarakat yang sudah mau bertindak persuasif tidak melakukan tindakan anarkis kepada anak buah kapal yang ditangkapn dan ditahan selama 21 hari.

Setelah ini akan langsung dibuat perjanjian tertulis kepada pengusaha kapal yang beroperasi di wilayah tangkap Oulau Laut untuk tidak beroperasi di wilayah tangkap nelayan Pulau Laut.

(Diskominfo/Dani)

x

Check Also

Audiensi Bersama Universitas Pertamina, Bupati Natuna Monitoring 18 Penerima Beasiswa Dari Kabupaten Natuna

(WartaKominfo) – Kamis, 22 Februari 2024 Bupati Natuna melanjutkan Audiensi bersama Universitas ...