Home / Natuna News / Rapat Lanjutan FKKLN ‘wujudkan Kekayaan Alam dan Budaya Natuna sebagai Aset Diplomasi Maritim’

Rapat Lanjutan FKKLN ‘wujudkan Kekayaan Alam dan Budaya Natuna sebagai Aset Diplomasi Maritim’

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Mulitlateral menggelar Forum Kajian Kementerian Luar Neger (FKKLN) dengan tema “Kekayaan Alam dan Budaya Kepulauan Natuna sebagai Aset Diplomasi Maritim”, bertempat di Harmoni One Hotel, Batam, rabu (4/7) lalu.

kegiatan ini membahas terkait hasil kajian penggalian potensi Natuna pada tahun 2017 dalam kerangka Small Islan Development Initiative (SIDI) Natuna sebagai realisasi prioritas pembangunan berdasarkan Nawacita Presiden Republik Indonesia yang mengamanatkan prioritas pembangunan dari wilayah pinggiran dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelumnya, tim yang terdiri dari FKKLN yang disertai Badan Geologi Nasional Kemen ESDM, Tim dari Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan unsur akademisi dari Universitas Padjajaran serta perwakilan dari Siemens Indonesia telah diturunkan untuk peninjauan lapangan ke Kabupaten Natuna untuk menjajaki peluang potensi Geopark Nasional dan Global Geopark Unesco, sekaligus mempromosikan aspek budaya dan sejarah yang ada.

Adapun beberapa pembicara yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM (Rudi Suhendar), Asisten Deputi Warisan Budaya Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Pamuji Lestari) dan Kepala