Home / Natuna News / STAI Natuna Gelar Seminar Pengelolaan Wakaf Uang Untuk Kaum Milenial Bunguran Barat

STAI Natuna Gelar Seminar Pengelolaan Wakaf Uang Untuk Kaum Milenial Bunguran Barat

(wartaKominfo) – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, menggelar Acara Seminar Pengelolaan Wakaf Uang untuk Pelajar Siswa Sederajat di Bunguran Barat, bertempat di Ruang Aula SMAN 01 Sedanau, Bunguran Barat, Sabtu, 29/07/2023.

Kegiatan Seminar digelar dalam rangka minyambut Milad Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna yang ke 21 dan memenuhi Tri Darma Perguruan Tinggi. Kegiatan Seminar diselenggaran oleh Tim Pengabdian Masyarakat.

Dalam sambutannya Nikmat Sabli, dosen STAI Natuna menyampaikan.

“Saat ini Indonesia telah memasuki era baru perwakafan nasional. Hal ini ditandai antara lain oleh tumbuhnya kesadaran kolektif lintas struktur sosial untuk berwakaf, dan penggunaan teknologi dalam mengelola perwakafan. Pengembangan sektor wakaf produktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital diyakini akan mendorong perkembangan yang lebih signifikan dari sektor perwakafan nasional”. Ucapnya

Nikmat Sabli juga mengatakan bahwa teknologi menjadi aspek mobilitas penyaluran dana wakaf.

“Teknologi digital akan menjadi katalisator bagi aspek mobilisasi dan penyaluran dana wakaf. Teknologi digital juga akan mendorong efisiensi pada pengelolaan dan efektifitas pada penggunaan dana atau aset wakaf yang dilakukan banyak lembaga keuangan sosial syariah di Indonesia”. Demikian dikatakan oleh Nikmat Sabli, dosen STAI Natuna dalam forum seminar bertajuk “Transformasi Digital dalam Pengelolaan Wakaf Uang di Kalangan Kaum Milenial Kecamatan Bunguran Barat Natuna

Sementara itu Nikmat Sabli yang juga menjabat sebagai pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Natuna menyampaikan bahwa BWI mendukung integritas keuangan komersial dan sosial syariah.

“Dalam beberapa tahun terakhir instrumen integrasi keuangan komersial dan sosial syariah, seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) telah mendukung upaya pemulihan ekonomi melalui pengembangan prasarana kesehatan bagi masyarakat dan program pemberdayaan masyarakat lainnya. Pengembangan sektor wakaf produktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital diyakini akan mendorong perkembangan yang lebih signifikan dari sektor perwakafan nasional. sekali lagi, teknologi digital akan menjadi katalisator bagi aspek mobilisasi dan penyaluran dana wakaf. Teknologi digital juga akan mendorong efisiensi pada pengelolaan dan efektifitas pada penggunaan dana atau aset wakaf yang dilakukan banyak lembaga keuangan sosial syariah di Indonesia.” tegasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Muci Herliyanto mewakili Tim Pengabdian Masyarakat Prodi HPI STAI Natuna mengatakan, kegiatan ini penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengingat kaum milenial inilah yang akan menentukan masa depan pembangunan, khususnya di bidang perwakafan. “Kaum milenial inilah yang harus benar-benar memiliki kesadaran dalam mengelola aset wakaf berbasis good Waqf governance, diversifikasi harta khususnya wakaf uang yang lebih mudah dan fleksibel, penggunaan Cash Waqf Linked Sukuk sebagai instrumen yang terjamin keamanannya dan kepastian hasilnya, serta sinergi antara Islamic Sosial Finance dengan Islamic Comercial Finance semakin kuat,” pungkas Muci

Kegiatan seminar diikuti oleh 30 siswa-siswi SMAN 1 Bunguran Barat, MAN 2 Natuna dan SMKN 1 Bunguran Barat

Kegiatan ditutup dengan pantun yang indah oleh Orista Miranti Irpada Adam, “Jangan diungkap segala yang fitnah, hendaknya bijak dalam berkata, untuk berwakaf tak mestilah tanah, karena dibolehkan berbagai harta,”

Diskominfo/Sadria

x

Check Also

Rayakan Hari yang Fitri, Sekda Natuna Gelar Open House Dikediamannya

(WartaKominfo) – Rabu (10/04)- Sekda Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, gelar open house ...