WartaKominfo – Bupati Natuna, Cen Sui Lan menghadiri kegiatan launching penyerahan bantuan pangan alokasi bulan Februari hingga Maret Tahun 2026 yang dilaksanakan di Komplek Pergudangan Bulog Ranai, Sabtu (04/4) pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini.

Dalam laporannya, Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan mengacu pada data Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Untuk alokasi Februari hingga Maret Tahun 2026 di Kabupaten Natuna, jumlah penerima mengalami peningkatan signifikan dari 3.868 PBP menjadi 7.321 PBP atau meningkat sebesar 89,27 persen.
Setiap PBP menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang merupakan akumulasi bantuan untuk dua bulan penyaluran. Pada kegiatan launching secara simbolis, Bulog Ranai mengundang sebanyak 100 PBP dari Kelurahan Bandarsyah, dari total 325 PBP di wilayah tersebut.

Pencius Siburian menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Selain itu, Bulog juga merencanakan pembangunan gudang baru di tiga lokasi, yaitu Pulau Serasan, Pulau Midai, dan Pulau Laut. Lahan pembangunan tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Natuna. Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap kajian akademis dan diharapkan pada tahun ini dapat dilakukan peletakan batu pertama.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., menyampaikan bahwa jumlah PBP di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 143.034 orang. Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur serta mendoakan pemerintah agar dapat terus menjalankan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai ketakwaan pasca Ramadan serta mengajak masyarakat untuk mendukung program “Stop Boros Pangan” dengan tidak melakukan pemborosan dan mengonsumsi sesuai kebutuhan. Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa Kabupaten Natuna pada tahun ini memperoleh bantuan peremajaan kelapa seluas 500 hektar dari Kementerian Pertanian, yang mencakup penyediaan bibit, biaya pembersihan lahan, pupuk, dan kebutuhan lainnya. Program ini merupakan hasil koordinasi dan upaya Pemerintah Kabupaten Natuna melalui kunjungan kerja ke kementerian terkait.
Selain itu, pemerintah juga tengah mengupayakan pengembangan sektor peternakan, khususnya sapi. Di bidang infrastruktur, setelah peresmian Jembatan Semala di Kecamatan Bunguran Utara pada Jumat (03/04), pada tahun ini juga akan dilaksanakan pembangunan jembatan di Desa Pian Tengah serta pembangunan pelabuhan apung (High-Density Polyethylene/HDPE) di Selat Lampa.

Program lanjutan lainnya meliputi pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi 41.000 nelayan dan 9.047 petani di Provinsi Kepulauan Riau setiap bulan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Kepala OPD Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Natuna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Natuna, Camat Bunguran Timur, serta Lurah Se- Kecamatan Bunguran Timur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan pangan dapat segera tersalurkan secara tepat sasaran serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Natuna. (Diskominfo/Mz)