(wartaKominfo) – Pemerintah Kabupaten Natuna mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2028 melalui rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Natuna, Jarmin, di Ruang Kerja Wakil Bupati Natuna Lantai II, Bukit Arai, pada Rabu (06/05/2026) pagi.
Rapat tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Natuna menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pimpinan OPD dalam rapat pembahasan awal persiapan MTQH Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2028.
Menurutnya, kesiapan sejak dini sangat penting guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan baik dan maksimal.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna membuka pembahasan rapat dengan menekankan pentingnya koordinasi lintas OPD dalam mendukung kesiapan daerah sebagai tuan rumah MTQH tingkat provinsi.
Pada rapat tersebut, sejumlah OPD menyampaikan berbagai hal yang perlu menjadi perhatian dalam tahapan persiapan ke depan, di antaranya terkait kebutuhan anggaran, kesiapan sarana dan prasarana, serta penentuan lokasi pelaksanaan cabang lomba.
Adapun beberapa lokasi yang direncanakan akan digunakan dalam pelaksanaan MTQH Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2028 antara lain:
1. Astaka Utama di Masjid Agung Baitul Izza Natuna.
2. Museum Kabupaten Natuna.
3. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna.
4. Gedung Sri Serindit.
5. Masjid Ibnu Sina.
6. Gedung UMKM
7. Sekolah MAN Natuna, serta
8. Gedung serbaguna SMAN 1 dan SMAN 2 Bunguran Timur.
Rapat tersebut masih berada pada tahap perencanaan awal dan pemetaan kesiapan masing-masing OPD yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan nantinya. Pemerintah daerah juga mulai menginventarisasi kebutuhan pendukung guna memastikan kesiapan Kabupaten Natuna sebagai tuan rumah dapat berjalan optimal.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap persiapan MTQH Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2028 dapat dilakukan secara terarah dan terintegrasi, sehingga pelaksanaan kegiatan nantinya tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga memberikan dampak positif bagi syiar Islam, pembangunan daerah, serta promosi Kabupaten Natuna di tingkat provinsi. Diskominfo/D