Usai melaksanakan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan, Pemerintah Kabupaten Natuna melanjutkan kegiatan dengan peninjauan langsung kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, Senin (30/03/2026) siang.

Kegiatan peninjauan ini dihadiri oleh Danlanud Raden Sadjad, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Kadisops Lanud Raden Sadjad, Dandenhanud 477 Korpasgat, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Kepala Kantor SAR Natuna, Kepala BMKG, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta sejumlah personil instansi terkait lainnya.
Peninjauan diawali dengan melihat langsung kesiapan alat pemadam udara yang disiagakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berupa helikopter water bombing serta pesawat modifikasi cuaca jenis Cessna Grand Caravan. Kedua sarana tersebut diproyeksikan sebagai langkah strategis dalam percepatan penanganan titik api serta upaya mitigasi melalui operasi modifikasi cuaca.

Selanjutnya, rombongan meninjau kesiapan armada darat berupa mobil pemadam kebakaran serta kendaraan logistik yang akan disiagakan di beberapa titik posko rawan karhutla. Kesiapan personel dan distribusi peralatan menjadi perhatian utama guna memastikan respons cepat apabila terjadi kebakaran di lapangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana harus didukung dengan koordinasi yang solid antar instansi. Menurutnya, langkah antisipatif dan respons cepat menjadi kunci dalam meminimalisir dampak kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Danlanud Raden Sadjad menyampaikan komitmennya dalam mendukung pemerintah daerah melalui kesiapan dukungan udara, baik dalam bentuk water bombing maupun operasi modifikasi cuaca. Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi potensi karhutla yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dari unsur penegak hukum, Kejaksaan Negeri dan Polres Natuna juga menegaskan akan terus mendukung upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan melalui pengawasan di lapangan.
Melalui kegiatan peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna memastikan seluruh kesiapan, baik dari sisi peralatan, personel, maupun koordinasi lintas sektor, berada dalam kondisi optimal guna menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Natuna.
Diskominfo/D