Upacara tersebut dihadiri Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna Daeng Ganda Rahmatullah, SH, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto, SE, unsur TNI-Polri, para asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan organisasi, serta peserta upacara.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali dengan persiapan pasukan dan penghormatan kepada pembina upacara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat pembina upacara.
Dalam amanatnya, pembina upacara mengingatkan kembali makna Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 1928 sebagai tonggak penting dalam menyatukan perbedaan dan memperkuat tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, Indonesia. Semangat tersebut, menurutnya, harus terus diwujudkan melalui karakter dan tindakan nyata generasi penerus bangsa.
Disampaikan pula bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, generasi muda perlu dibentuk menjadi pribadi yang memiliki semangat pengabdian, pantang menyerah, serta peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.
Generasi muda juga diajak untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, berkarya, dan berani mengambil peran dalam pembangunan. Semangat kepemimpinan hendaknya berjalan beriringan dengan kesediaan untuk melayani, sehingga kemampuan dan keberhasilan yang diraih dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani, generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” demikian pesan dalam amanat tersebut.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 mengusung pesan penting bahwa patriotisme harus diwujudkan melalui pengabdian, kegigihan ditunjukkan dengan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan, dan empati tercermin dalam kepedulian terhadap sesama. Ketiga nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
Melalui peringatan ini, diharapkan semangat Sumpah Pemuda terus tumbuh dalam diri generasi muda Natuna untuk menjaga persatuan, mengembangkan potensi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta bangsa Indonesia. Diskominfo/D