Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah, Memajukan Daerah” tersebut dihadiri sekitar 200 peserta. Hadir di antaranya Kepala Dinas P3AP2KB Sri Riawati, perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, RRI Ranai, IAI Natuna, organisasi wanita yang tergabung dalam GOW, serta para pengurus dan peserta Musda BKMT.
Mewakili Bupati Natuna, Khaidir menyampaikan ucapan selamat atas 25 tahun perjalanan PD BKMT Kabupaten Natuna. Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut BKMT telah menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat melalui kegiatan majelis taklim, pembinaan keagamaan, penguatan silaturahmi, kepedulian sosial serta peningkatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
“Momentum usia ke-25 hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan refleksi terhadap apa yang telah dilakukan, mengevaluasi berbagai kekurangan, dan menyusun langkah-langkah yang lebih baik untuk masa yang akan datang,” demikian pesan Bupati Natuna yang disampaikan Khaidir.
Ia juga menegaskan pentingnya Musda V sebagai forum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi serta merumuskan kontribusi BKMT dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Musyawarah diharapkan berlangsung dengan semangat kekeluargaan dan ukhuwah Islamiyah sehingga menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial turut menghadirkan tantangan baru bagi keluarga dan masyarakat, termasuk dalam pendidikan anak, moral, pemahaman keagamaan dan ketahanan keluarga. Dalam kondisi tersebut, BKMT diharapkan dapat terus berperan sebagai ruang pembinaan umat sekaligus wadah memperkuat kepedulian sosial dan persatuan.
Pemerintah Kabupaten Natuna, lanjut Khaidir, menyadari pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BKMT, tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai organisasi kemasyarakatan perlu terus diperkuat.
Sebelumnya, Ketua PD BKMT Kabupaten Natuna periode 2021–2026, Hj. Sosialina, S.Pd.I., menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun BKMT merupakan bagian dari pengabdian dalam membina kehidupan keagamaan, mempererat ukhuwah serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Ia menyebut sejumlah kegiatan telah dilaksanakan selama periode kepengurusan, mulai dari pembinaan keagamaan, peringatan hari besar Islam, kegiatan sosial, pemberdayaan perempuan dan keluarga, hingga penguatan kepengurusan BKMT di tingkat kecamatan.
Sosialina juga menekankan bahwa keberhasilan berbagai program bukan merupakan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kebersamaan seluruh pengurus, anggota, majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan mitra BKMT. Ia berharap estafet kepemimpinan melalui Musda V dapat menjadi awal bagi penguatan organisasi pada periode 2026–2031.
Sementara itu, Ketua Panitia Misnawati, S.Pd., SD., dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda V merupakan agenda organisasi lima tahunan yang menjadi momentum untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026, menyusun program kerja periode 2026–2031, menetapkan rekomendasi organisasi, serta memilih dan menetapkan kepengurusan baru.
Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars BKMT dan Shalawat Busyro, dilanjutkan laporan panitia, parade penyerahan bendera BKMT, sambutan Ketua PD BKMT, sambutan Bupati Natuna yang disampaikan Asisten I sekaligus pembukaan Musda, doa, Himne BKMT dan penyerahan bantuan.
Musda V PD BKMT Kabupaten Natuna selanjutnya masih berlangsung dengan agenda sidang pleno, sidang komisi dan rapat tim formatur. Kegiatan pembukaan selesai dan selama pelaksanaan berlangsung situasi aman serta terkendali.
Diskominfo/D