Home / Natuna News / Rodhial Huda Gotong Royong Bersama Masyarakat Serasan Timur

Rodhial Huda Gotong Royong Bersama Masyarakat Serasan Timur

(wartaKominfo) – Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda berserta jajaran Forkompinda dan segenap OPD Kabupaten Natuna melaksanakan Gotong Royong Bersama Masyarakat Serasan Timur Membersihkan Sisa-Sisa Material Tanah Yang Mengganggu Akses Jalan. Bertempat Jalan di Desa Arung Ayam, Kecamatan Serasan Timur, 17/06/2023.

Dalam arahannya Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda menyampaikan bahwa dirinya bersama Bupati Natuna memiliki program pekan gotong royong.

“Saya bersama pak bupati memiliki program pekan bersih, dimana program ini bertujuan agar daerah-daerah akan menjadi bersih, karena dengan bersih kita akan terhindar dari penyakit dan hal lainnya”. Ucapnya

Rodhial Huda juga menyampaikan bahwa melalui gotong royong mengajarkan tentang kebersihan kepada anak.

“Dengan kegiatan ini pun kita akan mengajarkan kepada anak-anak kita dalam hal kebersihan dari ini lah kita mengajarkan kepada mereka cara menjaga kebersihan”. Ujarnya

Wakil Bupati Natuna juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pola pendidikan anak.

“Untuk orang tua saya akan memberikan sedikit pola pendidikan anak, dalam masa pertumbuhan umur 0-7 tahun jadikan anak kita sebagai raja, maksudnya jangan kita marah, jangan kita suruh dia kerja, karena dalam tahap ini adalah masa golden eight tahap perkembangan pola fikinya, selanjutnya di masa 7-14 tahun jadikan anak kita sebagai hamba di rumah tersebut, dimana tahap ini adalah tahap pertumbuhan motorik anak, oleh sebab maka suruh di kerja jangan biarkan dia, buat di kerja agar nanti kedepannya di bisa mengerjakan semua hal”. Ujarnya

“Selanjutnya di umur 14-21 tahun jadikan anak sebagai teman di mana ketika ada masalah jangan kita marah-marah anak kita di depan orang lain, tapi gunakan cara yang lembut ajak dia berbicara dengan baik, karena masa ini adalah masa pertumbuhan anak menuju ke tahap pendewasaan anak tidak bisa kita marah-marah dan kita kasari. Selanjutnya di umur 21 ke atas jangan kita tuntut anak kita harus ini dan dan harus kayak itu, tapi lepaskan saja dia, karena pada masa itu adalah masa di mana mereka akan mencari jati diri mereka, tugas kita hanya menasehati mereka ketika kita merasakan anak salah dalam jalan”.Jelasnya

Diskominfo/Sadria

x

Check Also

Pemda Gelar Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Sistem Mutu Produk untuk Pelaku IKM Natuna

(wartaKominfo) – Dalam rangka memfasilitasi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dalam mengembangkan ...