Home / Natuna News / Kasus DBD Natuna Meningkat, Dinkes Himbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat dan bersih.

Kasus DBD Natuna Meningkat, Dinkes Himbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat dan bersih.

(wartaKominfo) – Penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kacamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) mengalami peningkatan seiring wilayah itu memasuki musim penghujan. Kasus tersebut dikabarkan dua kali lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna akan segera mencari solusi agar jumlah kasus DBD di wilayah itu tidak bertambah. Bahkan, Pemkab Natuna juga akan menggandeng instansi lain untuk menekan kasus DBD di Natuna.

23 November 2021, Dalam Dialog Sehat bersama masyarakat yang dilakukan RRI Ranai bersama Dinas Kesehatan kabupaten Natuna secara khusus membahas Kasus DBD yang meningkat di Kabupaten Natuna. Dr. Ruminah, Mph dokter umum dan koordinator surveilans puskesmas ranai yang hadir sebagai narasumber menjelaskan pentingnya memahami gejala DBD bagi masyarakat agar dapat dilakukan penangan untuk menghindari gejala gejala berat.

“pentingnya memahami gelaja DBD bagi masyarakat agar dapat dilakukan penangan untuk menghindari gejala gejala berat. Memang banyak penyakit yang dimulai dengan gejala demam, pentingnya memahami apa saja gejala yang menunjukan indikasi DBD, seperti demam tiba tiba, kemudian demam tinggi sampai 39-40 derajat dimana hari ke tiga dan ke lima turun. Perlu dipahami saat demamnya turun sebenarnya kondisi tersebut adalah masa kritis. Kami menghimbau masyarakat karena saat ini kasus DBD sangat tinggi khususnya di bunguran timur, jadi untuk antisipasi paling tidak kalau demam silahkan datang ke puskesmas. Kesadaran masyarakat sangat membantu Pemerintah untuk menekan kasus DBD di kabupaten Natuna” jelas Dr. Ruminah

Lebih lanjut Dr. Ruminah menambahkan, Siklus untuk penularan DBD sendiri tidak di tularkan melalui transmisi manusia ke manusia, tapi melalui nyamuk yang di kenal dengan Aedes eegypti.

“Virus dengue ini menyerang seseorang melalui perantara nyamuk Aedes eegypti dan Aedes albopictus (bahasa latin). Ciri-ciri nyamuk yang menyebarkan virus dengue ini adalah berwarna hitam dengan belang-belang putih di tubuhnya. Nyamuk jenis ini lebih mudah berkembang biak di musim penghujan, sehingga perlu diwaspadai ketika musim penghujan datang” tambah Dr. Ruminah.

Siti Mukhlisoh Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular yang juga hadir sebagai narasumber menyampaikan Peningkatan kasus DBD di Kabupaten Natuna harus di sikapi dengan cepat untuk menghentikan penambahan kasus yang terus meningkat.

“Untuk mengantisipasi peningkatan kasus DBD adalah dengan mengetahui sumber masalahnya, jadi DBD ini tidak menular dari manusia ke manusia tapi dari manusia yang di bawa oleh nyamuk. Sehingga hal yang paling mendasar adalah memberantas sarang nyamuk. Berdasarkan penelitian yang kita lakukan di beberapa kecamatan di bunguran timur hampir rata rata rumah pasien yang tertular DBD dirumah meraka ada genangan air yang ada jentik jentiknya. Kita sudah melakukan pemberian abate dan melakukan fogging, tapi hal ini harus di ikuti dengan perubahan perilaku hidup sehat dan bersih” jelas Siti Mukhlisoh

Lebih lanjut Siti Mukhlisoh menyampaikan Dinas Kesehatan terus melakukan berbagai langkah untuk menekan angka DBD di Kabupaten Natuna.

“Seperti yang saya sampaikan di awal pertama kita menghimbau masyarakat ketika merasakan gejala gejala yang di sebutkan tadi langsung saja datang kepuskesmas, agar dapat segera dilakukan perawatan, selanjutnya bagaimana Dinas kesehatan terus melakukan kegiatan pembasmian jentik jentik dan sarang nyamuk sebagai sumber masalah. Namum kami perlu tegaskan bahwa kerja keras pemerintah Kabupaten Natuna harus di ikuti dengan pola hidup sehat dan bersih oleh masyarakat” Jelas Siti Mukhlisoh.

Dinas Kesehatan terus mendorong kelurahan dan kecamatan untuk membentuk tim khusus dalam melakukan bersih bersih desa khususnya pada air tergenang yang menjadi sarang nyamuk. Dinas Kesehatan juga berharap partisipasi masyarakat dalam menghentikan naiknya kasus DBD sangat diperlukan.

Diskominfo/patli

x

Check Also

Tembus Rp1,040 T, Pendapatan APBD Natuna 2022 Masih Didominasi Transfer Pusat

MEDIAKEPRI, DPRD Natuna menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Natuna tentang ...