Home / Natuna News / Bakti Kominfo Jembatani Percepatan Digitalisasi Daerah melalui Jong Kreatif Academy.

Bakti Kominfo Jembatani Percepatan Digitalisasi Daerah melalui Jong Kreatif Academy.

(wartaKominfo) – Dalam rangka meningkatkan mutu, citra dan potensi, dan produk wisata suatu daerah maka perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan keterampilan yang diharapkan dapat menciptakan anak muda yang mempunyai sumber daya yang terampil, cakap dan memiliki keahlian khusus serta profesional dalam bidang digital kreatif . Hal itu mutlak di tengah persaingan global saat ini apalagi saat pandemi.

Rabu, 08 September 2021, dalam acara pembukaan pelatihan jong kreatif 2021 yang dilaksanakan oleh Bakti Kominfo yang diikuti oleh Kepala Dinas Kominfo dan peserta dari 5 Kabupaten/Kota yang tersebar di Indonesia. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Natuna yang hadir secara virtual pada kesempetan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Program yang dilaksanakan BAKTI, beliau berharap program ini memiliki engagement dalam jangka panjang, dimana aluminya nanti dapat terus dibina sampai mereka menjadi profesial di bidangnya masing masing.

“Satu hal yang sering saya tanyakan kepada bakti setelah pembangunan infrastruktur sinyal yang memadai langkah apa yang harus kita ambil untuk kedepannya, tentunya kita akan bicara masalah konten. Untuk membuat satu konten, tentu kita butuh content creator , ini penting kita mencari ataupun melahirkan content creator baru di setiap daerah. Kami harap dengan adanya pelatihan jong kreatif academy ini akan bermunculan programmer, design grafis dan bakat bakat lainnya. Saya sangat mengapresiasi Program yang dilaksanakan BAKTI, saya berharap program ini memiliki engagement dalam jangka panjang, dimana aluminya nanti dapat terus di bina sampai mereka menjadi profesial. ” Ujar Raja Darmika.

Ari Soegeng Wahyuniarti Kepala Devisi Layanan TI Bakti Kominfo yang membuka langsung acara tersebut juga menyampaikan ditahun 2024 Indonesia merdeka sinyal harus diwujudkan, untuk selanjutnya bagaimana kita mempersiapkan anak muda untuk memanfaatkan infrastruktur sinyal tersebut dengan kecakapan dalam membuat konten digital yang kreatif tentunya.

“Menjadi tugas BAKTI Kominfo untuk memeratakan layanan teknologi komunikasi dan informasi di seluruh daerah yang ada di Indonesia. Tahun 2024 kita harap seluruh daerah di Indonesia sudah mencapai target sebagai daerah yang 100 persen merdeka sinyal. Selanjutnya selain dalam pemenuhan percepatan digitalisasi daerah yang didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai juga harus di dukung dengan sumberdaya manusianya yang siap untuk memanfaatkan ketersediaan layanan teknologi ini dengan maksimal dan kecakapan ataupun keahlian, terkhusus daerah daerah 3T”.

Pengembangan ecosystem digital betujan untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur, kami harap jong kreatif dapat menjadi wadah bagi teman teman untuk mengembangkan kemampuan dan berkreasi menuju 2030 dimana kebutuhan tenaga kerja di bidang kreatif semakin meningkat. Kita harap dengan adanya jong kreatif academy dapat menjadi solusi bagi teman teman untuk bersaing di dunia kerja maupun menciptakan industry kreatif yang bermanfaat bagi banyak orang” jelas Ari Wahyuniarti.

Dyan R helmi yang merupakan Pendamping program jong kreatif 2021 yang juga hadir dalam acara pembukaan jong kreatif 2021 tersebut menyampaikan selain ada mentor nasional masing masing daerah akan ada mentor daerah yang mendampingi secara langsung jika dalam pelatihan di temukan kendala dilapangan.

“selain ada mentor nasional masing masing daerah akan ada mentor daerah yang mendampingi secara langsung jika dalam pelatihan di temukan kendala dilapangan. Dalam pelaksanaannya pelatihan ini di laksanakan full selama 3 bulan, tidak hanya bimbingan teori tapi masing masing peserta akan dipertemukan dengan industri sesuai bidang masing masing untuk melatih kemampuan yang sudah di ajarkan. Hal yang paling penting bagaimana peserta jong kreatif dapat membangun portofolio dibidang yang mereka minati dan siap bersaing dengan pasar menuju ecosystem digital yang professional” tutup Dyan R Helmi.

Bakti Kominfo berharap dengan hadirnya Jong Kreatif Academy dapat menjadi jembatan Percepatan Digitalisasi Daerah Natuna serta menjadi platform bagi anak muda untuk meciptakan ekosistem digital kreatif yang berdaya saing. Peserta yang lolos masuk dalam Jong Kreatif academy 2021 akan mengikuti pelatihan selama 3 bulan dan didampingi oleh expert di masing masing bidabg. (Diskominfo/Patli)

x

Check Also

Tembus Rp1,040 T, Pendapatan APBD Natuna 2022 Masih Didominasi Transfer Pusat

MEDIAKEPRI, DPRD Natuna menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Natuna tentang ...